Go Global! STIKes Karya Kesehatan–Centro
Escolar University Filipina Resmi Buka Jalur Pertukaran Mahasiswa dan Dosen
Kemitraan
internasional selama lima tahun ini menjadi payung bagi pertukaran mahasiswa,
pertukaran dosen, kuliah akKENDARI — STIKes
Karya Kesehatan memperluas langkah internasionalisasi kampus melalui kerja sama
dengan Centro Escolar University (CEU), Manila, Filipina. Kolaborasi tersebut
dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MOU) yang membuka jalur
pertukaran mahasiswa dan dosen serta berbagai kegiatan akademik bersama di
bidang pendidikan kesehatan.
MOU
ditandatangani pada 30 Juli 2026 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dan
berlaku selama lima tahun sejak tanggal pelaksanaannya. Dokumen kerja sama
tersebut menjadi landasan bagi kedua institusi untuk menyusun program yang
lebih operasional melalui Memorandum of Agreement atau perjanjian pelaksanaan
pada setiap kegiatan yang disepakati.
Dalam
agenda kerja sama dengan School of Nursing CEU, STIKes Karya Kesehatan diwakili
oleh Ns. Hasrima, S.Kep., M.Kep., PHDPN. Kehadiran perwakilan institusi
tersebut menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi akademik dan
menyiapkan arah implementasi kolaborasi, khususnya pada bidang keperawatan,
mobilitas akademik, dan pengembangan kapasitas dosen serta mahasiswa.
Ketua
STIKes Karya Kesehatan, Dr. Muh. Syaiful Saehu, S.T., M.Si., menegaskan bahwa
MOU tersebut bukan sekadar dokumen seremonial, melainkan fondasi untuk
memastikan kerja sama berjalan terarah dan memberikan hasil yang terukur. “MOU ini penting sebagai landasan untuk
menghadirkan program internasional yang nyata dan berkelanjutan, mulai dari
pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, hingga penguatan mutu
pendidikan kesehatan,” ujarnya.
Membuka Pengalaman Belajar Lintas Negara
Melalui
Student Exchange Program, mahasiswa yang tercatat aktif di STIKes Karya
Kesehatan maupun CEU dapat mengikuti kegiatan pertukaran berdasarkan
persyaratan yang ditetapkan kedua institusi. Peserta wajib menyelesaikan jumlah
jam kegiatan yang dipersyaratkan agar pengalaman akademiknya dapat dicatat oleh
perguruan tinggi mitra.
Mahasiswa
yang menuntaskan program beserta seluruh kewajibannya akan memperoleh
Certificate of Participation yang ditandatangani oleh pejabat berwenang dari
kedua perguruan tinggi. Pelaksanaan program juga harus mematuhi ketentuan
pemerintah dan lembaga regulator di Indonesia serta Filipina.
Kerja
sama ini diharapkan menghadirkan pengalaman belajar internasional yang tidak
berhenti pada kunjungan institusional. Mahasiswa berpeluang memperluas wawasan
akademik, mengenal lingkungan pendidikan kesehatan di negara lain, membangun
jejaring profesional, serta meningkatkan kemampuan komunikasi dan adaptasi
dalam konteks global.
Pertukaran Dosen, Riset, dan Kuliah Internasional
MOU
tersebut tidak hanya berfokus pada mahasiswa. Faculty Exchange Program memberi
ruang bagi dosen yang direkomendasikan dan disepakati kedua institusi untuk
terlibat dalam pengajaran, kuliah tamu, penelitian, konsultasi, seminar, serta
bidang lain yang dinilai relevan dan dibutuhkan.
Kegiatan
dapat dilaksanakan secara daring maupun luring. Setiap program akan dirancang
secara terukur dengan mencantumkan bentuk kegiatan, metode penyampaian, jadwal,
jumlah jam layanan, pembiayaan, honorarium, tiket perjalanan apabila
diperlukan, dan ketentuan teknis lainnya.
Skema
tersebut membuka peluang transfer pengetahuan yang lebih intensif antara
sivitas akademika STIKes Karya Kesehatan dan CEU. Bagi dosen, kerja sama ini
dapat menjadi ruang untuk mengembangkan metode pembelajaran, memperluas
jejaring riset, menghadirkan kuliah internasional, serta menghasilkan publikasi
kolaboratif.
|
“MOU ini penting sebagai landasan untuk menghadirkan program
internasional yang nyata dan berkelanjutan.”
Dr. Muh.
Syaiful Saehu, S.T., M.Si.
Ketua STIKes Karya Kesehatan
|
Fokus Implementasi pada Bidang Keperawatan
Pertemuan
dengan School of Nursing CEU memperlihatkan besarnya peluang implementasi kerja
sama pada bidang keperawatan. Program yang dapat dikembangkan meliputi
pertukaran mahasiswa, kuliah pakar, kegiatan ilmiah, penguatan pembelajaran
laboratorium, penelitian bersama, serta pertukaran pengalaman mengenai
pendidikan dan pelayanan keperawatan.
Rincian
teknis setiap kegiatan nantinya akan dituangkan dalam perjanjian pelaksanaan
yang memuat jenis program, waktu, peserta, jumlah jam, biaya, capaian kegiatan,
dan tanggung jawab masing-masing pihak. Mekanisme ini penting agar seluruh
program memberikan manfaat akademik yang jelas dan dapat dievaluasi bersama.
Kedua
institusi juga berkewajiban menunjuk liaison officer atau narahubung untuk
membantu proses pendaftaran dan mendampingi peserta selama program berlangsung.
Mahasiswa yang diterima membayar biaya sesuai standar institusi mitra serta
bertanggung jawab atas perjalanan, tempat tinggal, dan kebutuhan pribadinya.
Tonggak Baru Internasionalisasi Kampus
Kerja
sama dengan Centro Escolar University menandai langkah baru STIKes Karya
Kesehatan dalam memperkuat jejaring global. Kolaborasi ini diarahkan untuk
meningkatkan mutu pendidikan, memperluas kesempatan mobilitas akademik,
memperkuat kapasitas sumber daya manusia, dan mendorong lahirnya kegiatan
penelitian yang relevan dengan perkembangan pelayanan kesehatan.
Pelaksanaan
MOU akan ditinjau setiap tahun. Kesepakatan dapat diperbarui, disempurnakan,
atau diperpanjang melalui persetujuan tertulis kedua institusi. Dengan fondasi
kerja sama tersebut, STIKes Karya Kesehatan semakin menegaskan komitmennya
untuk menghadirkan pendidikan kesehatan yang adaptif, kolaboratif, dan
berorientasi global. (by LKI)ademik, penelitian, konsultasi, serta penguatan mutu
pendidikan kesehatan.
File Attachment :
news_Berita_MOU_STIKes_Karya_Kesehatan_CEU_Revisi_Pernyataan_Ketua.pdf